Hanya Bertanya
Mengapa harus mendung jika cerah kan binarkan matamu?
Atau memang jalan ini terlalu panjang untuk dilewati,
hingga membuat mata tak sanggup melihat
hati tak berani merasa
telinga tak tega mendengar
Haruskah?
Begitu sulitnya kah?
Lalu berapa panjang harus kutempuh lagi?
Utami Ekawati said,
November 2, 2008 @ 12:59 am
teteh..ternyata teteh senang sekali berpuisi..
maukah buatin uta puisi?
Retno said,
November 3, 2008 @ 3:19 pm
hehe.. ya kalo lagi pengen aja..belum bisa nulis yg berat2, ini dulu aja..
boleh aja.. puisi apa??