Malam

Malam turunlah, kabarkan aku tentang bintang

Atau tentang bulan benderang, agar tak gelap lagi jiwaku

"Tetapi aku harus tetap di sini, menjaga gelanggang langit kelam. Bagaimana aku bisa melangkah menuju fana?"

Ucap sang malam.

Aku menjawab,"Maka biarlah dirimu tetap sempurna wahai malam, tetapi gunakan jiwamu untuk bangunkan asa yang terpendam, agar semburat jingganya."

Malam pun berusik dan mencoba, bergetar dan menegang, meregang, menggelinjang

Dan dalam kepasrahannya, ia hanya berbisik pelan

Laa haula wa laa quwwata illaa billaah

Biar Sang Pemilik yang menggerakkan

Tangan dari tidurku

Kaki dari diamku

Tubuh dari hitam putih kebingunganku

Biar Dia saja

Say your words