Biar Ia Saja

Tercenung dalam nada diam

Terdiam dalam nafas tertahan

Asa terpasung, tak henti menderu

Seakan tak ada selainnya

Salahkah jika belati telah lenyapkan pandangan

Lalu gontai terseok mengikuti

Tercekat dalam rasa tertahan

Diseret tidak, berjalan tak tegak

Biarkan sunyi!

Karena ini hariku

Agar terlesap dalam rumitnya liku

Menangis

Lagi-lagi tertahan

Biarkan dalam gelap

Hanya Ia yang tahu

Apa diriku

Say your words